Kamis, 21 April 2011

Keajaiban Buah dan Daun Sirsak serta Manisan Ceremai Sebagai Pembunuh Kanker

Do you like this post?

Buah Sirsak Obat Tumor dan Kanker
Posted by Sovian Choeruman on Februari 22, 2010
Buah Sirsak (Graviola) adalah salah satu makanan favorite saya, mungkin sebagian dari anda juga adalah pengkonsumsi dari buah sirsak ini. Namun dibalik dari rasanya yang sedikit asam - asam ini ternyata buah sirsak  ini mengandung manfaat yang luar biasa.
Di kalangan masyarakat perkampungan yang dimana pohon sirsak ini banyak ditanam, Buah sirsak ini dipercaya dapat mengobati berbagai penyakit, bahkan ada sebagian masyarakat yang mempercayai mitos bahwa buah sirsak adalah salah satu makanan kesukaan para dewa, sehingga untuk memetiknyapun tidak boleh sembarangan.
Karena beredarnya khasiat buah sirsak ini hingga sampai ke telinga para pakar riset di Health Sciences Institute, dan merekapun melakukan riset ternyata hasilnya sangat mengejutkan, selain obat untuk berbagai jenis parasit/cacing, menurunkan tekanan darah tinggi, anti bakteri, anti jamur dan menormalkan sistem syaraf yang kurang baik. Ternyata buah sirsak ini berkhasiat membunuh tumor / kanker. (Beyond Chemotherapy: New Cancer Killers, Safe as Mothers Milk terbitan Health Sciences Institute).

Daun Sirsak Membunuh Sel Kanker
Submitted by admin on 7 September, 2009
Awal tahun 90-an ditemukan semacam 'jamu herbal' dari suku-suku (tribes) di Amazon yang dapat menyembuhkan bbrp penyakit penting termasuk kanker. Setelah diteliti oleh para ahli farmasi dari AS, ternyata ramuan tsb berasal dari daun pohon Graviola. Daun tsb mengandung zat anti-kanker yang disebut Annonaceous Acetogenin, yang dapat membunuh sel-sel kanker tanpa mengganggu sel-sel sehat dalam tubuh manusia.
Industri farmasi tersebut mencoba mematenkan temuan ini, namun gagal karena bahan aktifnya murni berasal dari tumbuhan di alam,  yang artinya milik masyarakat umum. Ironisnya, hasil penelitian ini kemudian 'dikubur', karena dikhawatirkan dapat merugikan industri 'chemotherapy' yang pada saat itu merupakan alternatif terbaik untuk mengatasi penyakit kanker. Akibatnya sebuah obat anti-kanker yang sangat potensial dan murah mengilang untuk beberapa tahun sampai pada awal tahun 2000-an.
Salah seorang anggota tim peneliti farmasi tsb membocorkan rahasia tsb untuk membantu famili dekatnya yang terserang kanker. Anggota famili tsb sembuh dan menjadi bahan pembicaraan dokter-dokter yang merawatnya. Info ini kemudian tersebar luas dan diteliti ulang oleh para ahli farmasi/ kedokteran dari Korea dan Jepang. Hasilnya menakjubkan!
Kini delapan jenis kanker sudah dapat diobati dengan daun Graviola ini. Lalu tanaman apakah Graviola itu ? Ternyata tanaman asli Amazon itu mempunyai nama Latin Annona muricata, yang dalam bahasa Indonesia dikenal sebagai SIRSAK !!! Waah..!? Pohon sirsak kan ada dimana-ma !!! Yaa...itulah, ternyata obat kanker yang murah dan mujarab tersedia secara gratis di pekarangan kita dan ironisnya tidak banyak orang yang tahu. Masalahnya adalah bahwa pengobatan dengan daun sirsak ini belum tuntas diteliti secara ilmiah, sehingga banyak orang farmasi / kedokteran yang belum mengakui khasiatnya.
Dengan perkataan lain, masih merupakan pengobatan alternatif. Pasien yang berduit lebih memilih pengobatan kemoterapi untuk mengatasi penyakit kankernya, karena konon lebih ilmiah (walaupun sangat sakit dan menderita) dan mereka mampu membayar mahal. Tapi bagi rakyat kecil yang tidak mampu membayar pengobatan yang mahal, kini ada alternatif pengobatan yang tidak ada ruginya dicoba, selain murah dan juga mudah didapat

Dosis Yang  Pernah Dicoba adalah:
10 helai daun sirsak yang telah hijau tua, direbus dengan 3 gelas air (600 cc), dan dibiarkan hingga tersisa satu gelas air (200 cc). Setelah adem, lalu disaring dan diminum setiap pagi (ada beberapa pasien yang minum pagi sore). Efeknya, perut akan terasa hangat/panas, lalu badan berkeringat deras. Perlu diingat bahwa obat herbal ini tidak cespleng, artinya setelah minum rutin selama 3-4 minggu efeknya baru kelihatan. Kondisi pasien membaik, bisa beraktiiitas kembali, dan setelah diperiksa lab / dokter ternyata sel-sel kankernya mengering, sementara sel-sel lain yang tumbuh (rambut, kuku, dll) sama sekali tidak terganggu. Di internet sudah banyak testimoni tentang para pasien yang mencoba pengobatan alternatif ini. Selain itu sudah ada beberapa perusahaan yang menjual obat Graviola ini dalam bentuk kapsul, sehingga lebih mudah dan praktis dipakai. Mudah-mudahan bermanfaat.

Untuk Penyembuhan : 
  1. Rebus 10 buah daun sirsak yang sudah tua (warna hijau tua) ke dalam 3 gelas air dan direbus terus hingga menguap dan air tinggal 1 gelas saja.
  2.  Air yang tinggal 1 gelas diminumkan ke penderita setiap hari 2 kali
Setelah minum, efeknya badan akan terasa panas, mirip dengan efek kemoterapi.
Dalam waktu 2 minggu, hasilnya bisa dicek ke dokter, katanya cukup berkhasiat. Daun sirsak ini katanya sifatnya seperti kemoterapi, bahkan lebih hebat lagi karena daun sirsak hanya membunuh sel sel yang tumbuh abnormal dan membiarkan sel-sel yang tumbuh normal. Sedangkan kemoterapi masih ada efek membunuh juga sebagian sel-sel yang normal.
Sebenarnya khasiat buah sirsak ini telah diketahui sudah lama oleh The National Cancer Institute (NCl) pada tahun 1976, hanya tidak pernah dipublikasikan karena alasan untuk kepentingan penyelidikan.
Sirsak disebut juga nangka sabrang, nangka londo, nangka buris, srikaya Jawa, dan di Jawa barat dikenal dengan nama Manalika.
Di bawah ini beberapa manfaat sirsak beserta ramuannya seperti :

Sakit Pinggang
20 lembar daun sirsak, direbus dengan 5 gelas air sampai mendidih hingga tinggal 3 gelas, diminum 1 kali sehari 3/4 gelas.
Ambeien
Buah sirsak yang sudah masak. Peras untuk diambil airnva sebanvak 1 gelas diminum 2 kali sehari, pagi dan sore
Sakit Kandung Air Seni 
Buah sirsak setengah masak, tambahkan gula dan garam secukupnya. Semua bahan tersebut dimasak dibuat kolak. Dimakan biasa, dan dilakukan secara rutin setiap hari selama 1 minggu berturut-turut.
Bayi Mencret
Buah-sirsak yang sudah masak. Buahnya sirsak diperas dan disaring untuk diambil airnya, diminumkan pada bayi yang mencret sebanyak 2-3 sendok makan.
Anyang-Anyangan 
Sirsak setengah masak dan gula pasir secukupnya. Sirsak dikupas dan direbus dengan gula bersama-sama dengan air sebanyak 2 gelas, disaring dan diminum.

Sumber : (Harian BERNAS, 3 Agustus 2006, laman 4)


Khasiat Manisan Ceremai
Berawal dari beberapa kejadian tanpa sengaja yang sangat menarik, untuk dilakukan, penelitian, lalu saya melakukan ujicoba terhadap Manisan Cermai sebagai obat tumor kepada  seorang wanita yang habis dioperasi rahimnya karena penyakit tumor, tapi tumor itu tumbuh kembali 4 bulan kemudian.
Oleh dokter yang mengoperasinya dimmta untuk segera operasi lagi, karena tumor ganas, keadaannya dianggap cukup berbahaya, tapi pasien menolak. Secara kebetulan pasien itu teman saya, dan seteiah menceritakan masalahnya, saya sarankan untuk memakan "manisan buah ceremai" secara rutin 2 kali sehari (pagi seperempat ons, sore seperempat ons), sehabis makan seperempat ons berisi yang kira-kira 15 biji manisan cermai. Kesembuhan mulai terasa setelah selama sekitar 1 bulan memakan  manisan cermai secara rutin.
Kalau dulu selalu terasa sakit (cekot-cekot) di rahimnya bila bekerja dalam posisi berdiri selama sekitar 1 jam sebagai capster di salonnya sendiri, sekarang sudah tidak lagi sepert itu. Rasa sakit itu hanya datang kadang kala saja.
Setelah sekitar 4 bulan memakan secara rutin, ia periksakan kembali penyakit di rahimnya, ternyata hasilnya sangat mengejutkan.Oleh dokter yang selama ini menangani penyakitnya dinyatakan "tumor sudah layu", alias hampir mati. Dan setelah selama 2 tahun lebih memakan secara rutin, penderita sudah tidak laqi mengeluh sakit, tumor mati dan berhenti makan manisan ceremai.
Ceremai bersifat mematikan tumor/kanker, dan sejenisnya, terutama benih-benihnya yang tersebar di seiuruh tubuh. Manisan ceremai sebagai obat tumor/kanker ini sudah saya uji cobakan pada beberapa penderita, dan ternyata hasilnya cukup maksimal, tumor/kanker selalu layu dan mati.
Nah, kepada siapapun yang juga menderita penyakit tumor/kanker dan sejenisnya, seperti kanker kelenjar getah bening dan leukemia tidak usah kemana-mana, saya sarankan untuk memakan manisan buah ceremai. Dan siapapun yang sempat membaca informasi temuan baru obat herbal ini tidak ada buruknya bila ikut membantu menyosialisasikan kepada orang lain, supaya mereka yang
sedang menderita penyakit tersebut dapat disembuhkan.

Sumber : (Harian BEPNAS, Selasa Kliwon, 5 September 2006)

Manisan Ceremai Obat Keputihan
Penyakit keputihan adalah penyakit yang tampaknya sepele, tetapi berakibat pada memburuknya stamina fisik, selain itu juga sangat menjengkelkan. Betapa tidak , Bila. berjangkit pada pria, maka setiap kali habis buang air kecil, penis hampir selalu meneteskan air maninya, tanpa didahului ereksi.
Karena kejadiannya terlalu sering, menyebabkan stamina fisik memburuk, sehingga susah bila setiap saat akan dipakai berlaga, penis suka tertidur pulas. Pada penderita wanita juga sama parahnya, barah putih mudah keluar, bila si penderita mengangkat barang berat, keletihan, terkejut, atau makan- makanan yang menjadi pantangannya, seperti misalnya kubis, sawi putih, nenas, mentimun, dan lain-lain.Dalam ilmu pengobatan traditional Cina, penyakit keputihan pada wanita dalam bahasa Mandarin disebut "Pai Tai", sedang kan pada pria disebut "Pai Tu".Perlu diketahui bahwa penyakit keputihan dapat membahayakan keselamatan jiwa mantan penderitanya di kemudian hari.
Di bawah ini ceritanya .......
Selama melakukan pengamatan dan penelusuran terhadap penyakit tumor/kanker, banyak fakta di lapangan menunjukkan bahwa para penderita penyakit tumor/kanker banyak yang berawal dari statusnya yang mantan penderita penyakit keputihan. Ada pula yang orangtuanya berstatus sebagai mantan penderita penyakit keputihan, tetapi putera-puterinya yang menderita penyakit tumor-kanker.
Pengamatan dan penelusuran tersebut telah mengantarkan saya pada kesimpulan, bahwa penyakit tumor-kanker berkaitan erat dengan penyakit keputihan. Oleh karena itu manisan ceremai saya uji cobakan pada para pengidap penyakit keputihan.Alhasil, para penderita penyakit keputihan yang makan manisan ceremai selama 15 hari berturut-turut, berangsur-angsur menjadi baik dan mengalami kesembuhan.Tapi sebaiknya seorang penderita penyakit keputihan disarankan memakan manisan ceremai selama 1 bulan, supaya benar-benar sembuh secara tuntas. Manisan ceremai sebagai obat penyakit keputihan merupakan temuan kedua setelah sebelumnya.

Manisan Cermai Sebagai Obat Tumor dan Kanker
Kepada masyarakat yang mengonsumsi manisan ceremai untuk pengobatan, mohon penggunaanya sesuai jumlah yang saya anjurkan, tidak berlebihan, karena segala macam  makanan selalu ada positif dan negatifnya. Apalagi penggunaannya dalam jangka waktu lama. Rasa masam dan manis berlebihan dapat merangsang lambung, dan lain sebagainya.
Untuk pengobatan berjangka waktu lama, 2 kali seperempat ons manisan cermai sehari untuk orang dewasa dengan berat badan sekitar 60 kg. Untuk berat badan 120 kg dapat makan 2 kali setengah ons atau 4 kali seperempat ons sehari. Sedangkan untuk ukuran berat badan 30 kg, sebanyak 2 kali seperdelapan ons sehari, dan seterusnya.

Catatan : 

Lebih baik pakai Manisan Ciremai yang dijual di Toko-Toko Kue daripada Buah Ciremai segar, atau berusaha bikin sendiri Manisan Ciremai tersebut.
Bila kondisi Kankernya sedang terjadi peradangan atau bengkak, untuk menurunkan radang / rasa sakitnya, minumlah Rebusan Daun Benalu apa saja (yang umum biasanya Benalu Pohon Mangga).
Bila ada sesuatu yang perlu ditanyakan, hubungi saja Pak Lie via HP yang nomornya tertulis pada artikel ini , beliau orangnya baik dan melayani pertanyaan-pertanyaan kita dengan baik serta gratis (keluaga saya sudah pernah coba).

Atasi Kanker Kelenjar Getah Bening
Seorang pembantu rumah tangga saya pernah terjangkit penyakit "kanker kelenjar getah bening" saat masih menjadi TKI di Malaysia sekitar 3 tahun yang lalu. la berhasil sembuh dari penyakitnya setelah berobat ke dokter selama kira-kira 3 bulan.
Saat melepas pasien yang telah sembuh dari penyakit tersebut, sang dokter berpesan : "Jaga kesehatan baik-baik, jangan,sampai penyakitnya terulang dua kali (tiga kali sakit)". Dari kata-kata dokter itu tersimpul pengertian yang kurang lebih maksudnya begini. Bila penyakitnya terulang sampai dua kali, akan sulit obatnya.
Di kota Yogyakarta ada beberapa orang telah meninggal karena penyakit kanker kelenjar getah bening kambuh kedua kalinya (tiga kali sakit).Tapi ada beberapa orang dapat bertahan hidup, walaupun penyakit kanker kelenjar getah bening yang dideritanya sudah kambuh sampai 4 kali, ternyata selama itu ia pernah beberapa kaii makan manisan ceremai.                              
Saat pembantu rumah tangga itu telah bekerja pada saya selama sekitar 3 bulan, penyakitnya kambuh, dan tiga hari berturut-turut tidak dapat masuk kerja. Oleh dokter yang memeriksa dinyatakan terjangkit penyakit kanker kelenjar getah bening, dan diberi obat untuk jangka waktu 3-4 hari. Setelah obat habis, ia masih mengeluh sakit.
Katanya, rasa sakit di sekujur tubuhnya hanya berkurang sedikit. Saya sarankan untuk kembali memeriksakan diri ke dokter, apalagi bila penyakitnya termasuk jenis penyakit yang sulit sembuh secara tuntas. Tapi entah karena apa saya tidak tahu, Ia menolak, karena penyakit ini termasuk salah satu jenis penyakit kanker maka solusi yang saya tawarkan adalah manisan cermai sebagai obatnya, seperempat ons pagi dan seperempat ons sore.
Anehnya, ia menerima dengan penuh keyakinan untuk sembuh. Setelah pengobatan dengan manisan ceremai ber­jalan selama tiga hari, rasa sakit di tubuhnya mulai banyak berkurang.
Benjolan-benjolan kanker kelenjar getah bening yang ada di kepala dan belakang telinga (dibawah kulit) juga tampak sudah mulai mengendor. Saat pengobatan telah melewati 10 hari, semua benjolan
menghilang, tak ada lagi rasa sakit di sekujur tubuhnya. Walaupun telah sembuh, saya menyarankan untuk terus mengonsumsi manisan ceremai, setidak-tidaknya sampai genap 14 bulan.
Sungguh suatu keajaiban Tuhan, beberapa bulan telah berlalu ia masih tetap sehat wal afiat tanpa keluhan apapun sampai berita ini dimuat di Harian Bernas Yogya. Menurut pendapat saya ? untuk mencapai hasil yang maksimal sampai bersih cari penyakit kanker kelenjar getah bening, seorang penderita sebaiknya mengonsumsi manisan ceremai selama 1 bulan.
Semoga temuan ini bermanfaat.

Sumber : (Harian BERNAS, Senin Paing, 11-12-2006, Penulis : Lie Tje Djen. JL.  Brigjen Katamso 21 Yogyakarta; HP : 08122987844)

2 komentar:

Unknown mengatakan...

wah bagus sekali manfaatnya ya.. terimakasih untuk artikelnya, pembahasan yang cukup menarik

http://tokoonlineobat.com/obat-kanker-payudara-alami/

Unknown mengatakan...

alhamdulillah. sekarang saya sudah tau ramuannya. trimakasih atas postingan anda. saya akan mencoba :).

Posting Komentar